Friday, 13 December 2013

How to plan your trip?



Saat jalan-jalan ke Stonehenge, England
Liburan...yipieeee...pasti semua orang kayaknya bakal seneng dengar kata liburan ehehe. Seperti juga saya yang tidak sabar menanti liburan natal sekitar semingguan lagi. Sayangnya saya masih belum berkesempatan untuk liburan keluar UK. Pengen pastinya suatu saat, pilihannya cari negara yang nggak butuh visa seperti Benelux (tanpa visa untuk pemegang paspor biru) ataupun yang menggunakan sistem visa on arrival yang relatif mudah. Atau saya harus lebih well planned untuk apply visa schengen kalau mau menjelajah eropa yang bebas.
Untuk liburan natal kali ini, saya (dan rombongan) berencana untuk UK trip ke beberapa kota di England. Iyah, bisa dikatakan saya tinggal di Scotland, trus mau dolan ke England. Walaupun Scotland dan England sama-sama bagian dari UK (United Kingdom) tapi sepertinya mereka itu terlibat chauvinisme pada asal-nya masing-masing. Well, biasanya saya jarang well planned dalam segala hal, termasuk liburan. Percayalah, dalam hati hal itu saya lakukan itu biar banyak keajaiban dan kejutan yang terjadi ahaha *alesan. Tapi karena kali ini rombongannya berbanyak, iyah 6 orang cukup banyak lah. Dan pastinya saya nggak mau bikin 6 orang deg-degan karena homeless nggak dapat penginapan dan hal-hal lainnya. Makanya saya merencanakan liburan kali ini dengan cukup matang. Cuma cukup mateng loh ya, karena banyak juga yang asal jebret trus klik book—(biar Tuhan punya kesempatan kasih hal-hal yang seru dan tak terduga) #plaaak disentil Tuhan nanti ahaha.
Banyak orang males bikin itinerary, karena memang butuh waktu untuk merancangnya. Tapi menurut saya hal ini sangat memudahkan sebelum memulai perjalanan, apalagi bila perjalanan panjang untuk beberapa kota. Rencananya untuk liburan natal ini saya dan rombongan akan mengunjungi Newcastle-Durham-Leeds-Manchester-London. Total sekitar 7 hari jalan jadi yah lumayan untuk mengisi liburan. Oke, saya pengen share sedikit bagaimana menyusun rencana liburan ala saya ehehe. Sepertinya ini berlaku juga lho untuk liburan dalam negeri, bukan hanya untuk liburan luar negeri saja.
1.    ** Lihat Budjet
         Pastilah liburan butuh dana, ini jelas yang utama. Tiket pesawat, kereta atau bis enggak bisa dibeli dengan daun kan? Ehehe. Jadi pastikan kamu punya dana untuk liburan. Dan yang kedua berapa budjet yang dialokasikan untuk liburan dan tidak mengganggu stabilitas keuangan kamu. Tujuan liburan dan berapa lama liburan kamu ditentukan berapa budjet yang ada untuk liburan. Kalau saya, seperti biasa..nggak pernah terlalu ribet. Rumusnya sederhana : ada duit, ada waktu, dan kira-kira tabungan saya setelah dipakai untuk liburan masih bisa untuk saya bertahan hidup, pasti saya bungkus untuk jalan-jalan. Sesederhana itu hehe.
2.    **Tentukan liburan kemana dan berapa lama.
Mau liburan kemana? Nah kalau sudah punya tempat liburan impian yang pengen diwujudkan pasti tinggal merancang yang lain-lainnya. Tapi kalau belum, kita butuh searching. Untuk liburan kali ini saya cukup googling peta UK untuk melihat rute mana yang enak ditempuh. Karena travelling kali ini loncat dari kota ke kota dari lihat peta untuk menentukan rutenya. Setelah itu perlu dipikir juga stay di tempat itu berapa lama jadi bisa memperkirakan berapa lama total perjalanan. Plus pasti berhubungan dengan budjeting juga.
3.    ** Transportasi
Nah, bagian ini yang cukup penting. Dana travelling itu yang paling banyak dialokasikan untuk 2 hal yakni transportasi dan akomodasi. Makanya dua hal ini seharusnya kita pikikan sedari awal menyusun trip. Tiap orang pasti punya preferensi sendiri-sendiri, ada mau yang murah, ada yang cepet, dan sebagainya. Makanya gaya travelling orang pastilah macam-macam. Kali ini, berhubung mau liburan tapi dengan low budjet, saya pakai bus untuk loncat dari kota ke kota. Untuk UK, kalian bisa membandingkan rute dan tariff bis di https://uk.megabus.com/ untuk megabus atau national express di http://www.nationalexpress.com/home.aspx. Bila perjalanannya ke beberapa kota, masukan masing-masing tiket dalam satu bucket (sekali booking) jadi booking fee-nya cukup 1 kali (ngirit kan). Sayangnya national express booking fee-nya per person kena charge, jadinya bikin males karena jadinya lebih mahal. Untuk penggemar kereta api, bisa cari di http://www.nationalrail.co.uk/. Lebih asik lagi kalau punya railcard (bikinnya di http://www.railcard.co.uk/) kamu bisa dapat diskon 30% untuk setiap tiket yang kamu beli. Lumayan kan? Tapi sayangnya harga tiket kereta tetep lebih mahal dibanding bus, jadi baiklah beggar can’t be choosers. Yang penting tetep bisa jalan-jalan. ;p
Intinya, banyak searching kamu bakal punya banyak pilihan deh. Kalaupun liburan dalam negeri kamu bisa search tiket pesawat, kereta (fasilitas kereta di Indo udah oke banget lho) ataupun bus. Banyak situs-situs yang bisa kamu gunakan untuk membandingkan harga. Situs situ seperti skyscanner, fare compare, kayaking dll bisa kamu pakai untuk search tiket ataupun penginapan. Internet mempermudahkan kita untuk merencanakan jalan-jalan.
4.    **Akomodasi
Selain butuh transportasi, akomodasi pastilah perlu dipikirin sebelum jalan-jalan. Sepertinya saya sudah terlalu “renta” (hayaaaah) untuk jadi backpacker yang nginepnya di stasiun, emper-emperan, dan semacam tempat begitu. Tahap saya sudah pada gimana caranya bisa tetep nginep dengan nyaman tapi harganya tetep terjangkau. Pertama, kontak temen yang bisa ditumpangi ehehe. Pertama kamu bisa ngirit kedua kamu bisa reunian dan silaturahim. Asik kan? Awalnya saya agak ragu karena rombongan ber-6, tapi sepertinya teman-teman saya mafhum kalau budjet untuk akomodasi itu yang paling menguras kantong. Makanya untuk Newcastle dan Leeds saya berhasil mendapat tumpangan di flat temen saya untuk 6 orang (mungkin bakal tidur ala ikan pindang yaa ahaha). Sedangkan untuk London dan Manchester saya book hotel yang lumayan murah. 8.99 per night di London (walaupun letaknya agak jauh sih)—kan biar seru kalau nyasar-nyasar ekekek.
5.   **  Riset kota
Kalau sudah menentukan lokasi kotanya, kamu juga perlu cari-cari info lokasi lokasi must to see di kota tersebut. Kan pernah denger orang bilang “belum ke Scotland deh kalau belum ke highland..atau belum ke London kalau belum ke big ben, seperti juga belum ke Paris kalau kamu belum ke menara Eifel”. Nah, makanya riset sebelum jalan-jalan juga penting. Lebih enak lagi kalau punya temen yang stay di kota tersebut yang mau nemani jalan-jalan. Pasti insider lebih tahu tempat mana yang asik untuk dikunjungi. Tapi kalau nggak ada, kamu harus cukup riset seperti transpotasinya, tiket masuk kastil ini berapa dll.
Apalagi yah? Kayaknya cukup deh. Oh ya, biasanya saya membuat itinerary dalam bentuk excel file, lengkap dengan tanggal, trip, kegiatan dalam rentang jam, serta biaya (atau perkiraan biaya) yang dihabiskan. Kasih masing-masing anggota trip file ini supaya masing-masing punya gambaran tentang rencana jalan-jalannya. Cara ini saya contek dari Mita, sahabat saya yang seperjalan saat ke Maroko. Ternyata sangat bermanfaat untuk membantu menyusun itinerary perjalanan.
Yuhuu begitu saja share saya tentang menyiapkan rencana perjalanan. Semoga bermanfaat, selamat menyusun rencana liburanmu.
 
Glasgow, 13 December 2013 dan sudah membayangkan liburan. 

0 comments:

Post a Comment