Thursday, 1 December 2011

Mati Kata//


Tulisan sederhana, di antara kubikel perpus lantai 11 Uni Glasgow, menjelang tengah malam. Hampir setengah jam..lebih..satu jam, lebih...jendela windows terbuka, beberapa kali ketikan, hapus, mengetik lagi, berpindah mengerjakan laporan penelitian tagihan kampus, menengok jendela ini lagi. Ah..aku kehilangan kata. Lagu-lagu di earphone sudah berkali-kali berganti, berpindah dari satu lagu ke lagu lainnya, namun aku masih saja kelu. Detik ini, kata-ku kehilangan kekuatannya. Karena, kurasa bahkan lembaran baris kalimat tak sanggup menuliskannya. Mungkin karena begitu alasannya.
---------
--------
bertambah entah berapa lama lagi, tapi kalimatpun membeku, sebeku suhu Glasgow, dan sebaiknya kuakhiri tulisan ini. Mataku sudah bertaburan kaca.
Sebenarnya hanya ingin bilang, Selamat Ulang Tahun, Mien Liebster..
--------
--------
Lalu terdengar lagu “Pulang”-nya Andien
Hari ini sayang, aku akan pulang
Berlabuh di dekap cintamu
-------
** Untuk seseorang yang suatu saat pernah bertanya, so..you will still recognize me even though in the next 40 years in Jogya and looks so old and only have 2 teeth?...

0 comments:

Post a Comment