Sunday, 19 August 2012

Lebaran dan Glasgow


Saling memaafkan takkan pernah bisa hanya selibat, tapi melibatkan dua pihak, dua pertautan hati, satu pihak bersedia memohon dan memberi maaf dan begitu pula pihak yang satunya…terlihat sederhana, tapi ada mekanisme luar biasa di baliknya. 

Huaaa...tahun depan aku lebaran disana nih,jangan ditakut2in mba.hahaha..” begitu bales inbox Mitha, calon penghuni Glasgow yang akan datang September nanti saat aku bilang lebaran di Glasgow tak berasa. Udah panik aja dia.
Tapi begitulah, lebaran jauh dari tanah air tentu saja berbeda, banyak ritual yang biasanya dilakukan menjadi tak bisa dilakukan. Dan yang pasti, aura lebaran tak terasa di sini. Sehabis kumpul bersama di rumah mba Adrianti untuk makan bareng dan bersilaturahmi, masing-masing segera pulang. Ari harus segera mengedit esainya, Rora segera berkutat lagi dengan tugas akhirnya, yang lainnya pun harus kembali dengan urusan masing-masing, hingga kami segera pulang. Lalu dari Buchanan Bus Stasion, aku memutuskan untuk tidak langsung pulang ke flat tapi jalan-jalan sebentar di City Center, muter-muter tak jelas ehehe. Orang lalu lalang, mana peduli hari ini lebaran kecuali warga muslim. Begitulah, jadi bukan menakut-nakuti suasana lebaran di sini begitu sepinya, tapi memang demikian adanya.
Tak ada suara takbir yang biasanya ramai berkumandang saat hari raya. Tapi entahlah rasanya kami semua menjalaninya biasa-biasa saja. Ada sedih, iya sedikit tapi selebihnya adalah rasa menerima bahwa beginilah memang kondisinya. Risiko dari sebuah pilihan yang telah dipilih. Kita tidak dapat mendapatkan semuanya, ada momen yang hilang, ada momen lain pula yang kita dapat.
Haru, sedikit..apalagi saat melihat ibu yang menangis sedih di malam takbiran saat ngobrol via skype. Ah ibuku, rasanya aku selalu saja membuatmu menangis. Makanya kutegarkan untuk tetap cerah ceria ngobrol seperti biasanya, untuk memastikan pada seluruh keluarga aku baik-baik saja, dan memang baik-baik saja. Hihi biarkan padamulah saja kalau aku sedang ingin mewek, walau seingatku takkan bisa mewek sepenuhnya. Diam-diam aku khawatir kalau kau suatu saat berhenti melucu, hingga tak bisa lagi kudengar komentar ajaibmu. Seperti saat aku mewek sedih karena harus pergi lagi, dan kau bilang,
            kenapa? Takut naik pesawat terbang yah?” ajaib benar komentarmu itu! Syarafku kebingungan untuk memilih melanjutkan menangis atau tertawa, dan akhirnya mereka memilih bersamaan. Alasan no 7 merindukanmu. Eh ngomongin lagi ;p
Begitulah lebaranku, biasa saja walau tak kehilangan makna. Bahwa semoga ke depan berupaya untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Lebaran yang penuh maaf, termasuk maaf pada diri sendiri. Mungkin banyak yang lupa, sudah mohon maaf pada orang tua, sanak saudara, teman-teman dan sahabat tapi diri sendiri dilupakan. Memaafkan diri sendiri, menerima apapun dan bersama-sama menjalani hidup ke depan.
Langit Glasgow sudah agak temaram, sudah jam 7. 30 sore (malem haha nggak jelas pokoknya). Agenda besok pagi adalah skypean bersama keluarga besar, menikmati suasana lebaran dengan bantuan tehnologi.
Eits, ingin iseng menunjuki foto hijaber ahaha, iseng pakai model kerudung yang tak biasa sebelum berangkat tadi.

tampak samping kanan
Tampak samping kiri
Tapi then...enggak pedeeeee...karena rasanya mukanya kelihatan isinya cuman pipiiiii ahaha so, ganti lagi model seperti biasa ;p

Kembali ke selera asal-nungguin bis di halte
Haha enggak penting juga ;p
Happy Eid Mubarak Everyone! Selamat merayakan dengan cara kalian masing-masing. Mohon maaf lahir dan Batin.
 

7 comments:

Suryati Arifatul Laili said...

cocok kok kerudungannya...jd kelihatan lebih imut :)

Siwi Mars Wijayanti said...

imutt??? huaahhahaha...ntar kapan2 deh kalo pede keluar pake jilbab kayak gini..
imut adalah komentar kedua setelah ada yg komentar tambah "hummmm" ..nggak jelas hummm apaan :DD

lupita said...

IMUT = Ih Memang gendUT :p

Siwi Mars Wijayanti said...

waaaah alhamdulilaaaah ahaha ;p

febri uchiha said...

mbak smpe kpn d glasgow...
skotlandia itu bwt aq negeri k'2...
mbak aq blh gk mnta no mbak.

febri uchiha said...

mbak smpe kpn d glasgow...
skotlandia itu bwt aq negeri k'2...
mbak aq blh gk mnta no mbak.

Siwi Mars Wijayanti said...

saya sampai tahun depan insyaAllah bila lancar :) *add FB saja di Siwi Mars Wijayanti atau twitter @siwimars

Post a Comment