Tuesday, 8 January 2013

Uban




Uban,
Bilah-bilah rambut putih itu, seringkali mungkin menakutkan bagi banyak orang. Aku tua. Aku  mulai menua, mungkin begitu pikir manusia.
Tua, menua, hanya soal formalitas hubungan manusia dengan waktu saja.
Mungkin uban hanya sebagai pertanda bahwa umur seseorang tak lagi muda. Tapi bukankah jiwa tetap saja bisa meremaja setiap harinya.
Seperti juga cinta, masih terus bisa meremaja, agar tak pernah ada batas kadaluarsa.
Walau uban di rambutku mungkin akan mulai muncul satu per satu,
Hari ini muncul  satu ubanku, suatu saat nanti bila uban demi uban makin menghiasi rambutku, biarkan saja bilah-bilah itu di situ. Mungkin kau bisa mencipta konversi cintaku dan waktu.
Wanna grow old with you,

I have died everyday, waiting for you
Darlin' don't be afraid, I have loved you for a Thousand years
I'll love you for a Thousand more
(A Thousand Years-Christina Perry)
 
Ndalem Pogung 9 January 2013. 22.56

2 comments:

Suryati Arifatul Laili said...

lagunya kok sama kaya lagunya masku ya? :D

Siwi Mars Wijayanti said...

hihi aku suka juga lagu ini jeng...simply sweet..liriknya : luv you for a thousand years..a thousand more #gombal tapi manis uhuk

Post a Comment