Thursday, 21 November 2013

Dialogue





Kulihat  perempuan itu tengah sibuk memanaskan air, dan tangannya mencari-cari dimana kotak tempat gula dan kopi. Diambil pula sekotak susu dari dalam kulkas. Udara dingin dan secangkir minuman hangat selalu menjadi pasangan yang sempurna. Kenapa sering kali perlu kondisi tertentu untuk menjadi sempurna? Tak bisakah secangkir kopi saja sempurna? Atau udara dingin saja menjadi sempurna?
Seperti paduan gerimis dan secangkir kopi. Serupa membaca buku bagus dan secangkir kopi. Mungkin seperti juga aku dan kamu. Kita.
Kenapa butuh paduan ataupun pasangan untuk menjadi sempurna? Ah mungkin aku yang salah. Mungkin ketunggalan juga sempurna, namun berdua terasa lebih lengkap, genap. Begitukah? Entahlah.
Perempuan itu menanti air yang dijerangnya. Lalu suaranya terdengar bertanya pada seseorang di kamar mandi.
            “Sayang, I will make a cup of coffee, do you want something?” suara perempuan itu cukup keras agar bisa terdengar menembusi pintu kamar mandi.
            Yes” Suara seorang laki-laki terdengar dari arah kamar mandi.
            What?” Lanjut perempuan itu. Sembari matanya mencari-cari kotak bubuk teh, siapa tahu lelaki itu menginginkan secangkir teh hangat.
            “YOU” jawaban laki-laki terdengar jelas dari arah kamar mandi itu.
Ah, dan aku bisa merasakan degup jantung perempuan itu yang terdengar lebih cepat berpacu.


Glasgow, 21 Glasgow 2013

0 comments:

Post a Comment