Kamis, 07 Mei 2009

Dramatisnya perebutan tiket final ke Roma


Tendangan melengkung Andres Iniesta mengoyak jala gawang Peter Chech, sontak membuat seluruh pendukung Chelsea di Stamford Bridge terdiam. Satu kaki yang sudah hampir pasti menjejak di Roma untuk memperebutkan piala Liga Champhions melawan MU pun tiba-tiba terhempas seketika. Begitulah sepakbola, kadang tragis dan dramatis. Gol tunggal Barca di injury time menghempaskan impian Chelsea yang hampir saja terwujud. Pelatih Pep Guardiola pun terlonjak kegirangan berlarian, begitupun seluruh pemain Barca tak mengira mendapat keajaiban di menit-menit terakhir perjuangan mereka.
Namun di lain pihak Lampard tertunduk lesu, permainan briliannya sepanjang pertandingan akhirnya harus berakhir dengan kekecewaan.
Aku terlonjak kegirangan, sedangkan temen kosku menjerit meluapkan kekecewaan. Selalu saja ada dualitas ekspresi saat menonton bola, hal yang wajar terjadi bukan?. Pertandingan semifinal Liga Champhions dini hari tadi memang sarat emosi, salah satunya dipicu oleh kinerja wasit yang sering membuat keputusan yang kontroversial. Dikartu merahnya seorang pemain Barca, tak adanya hukuman penalti bagi Chelsea saat terlihat handballs di kotak terlarang..plus dosa-dosa wasit berkepala botak itu menyulut emosi para pemain.
' Coba ya ki' kayak gini terjadi di Indonesia, pasti udah ribut tuh,,bisa-bisa wasitnya di bogem mentah, ato para pemain pada mogok nggak mau nerusin pertandingan", komentarku yang segera diiyakan kiki, temen nonton bola dinihari, salah satu bobotohnya chelsea.
Iya, lagi-lagi salut dengan mereka yang tetap menjunjung sportivitas, walau tak terelakkan juga celotehan (tepatnya makian) Didier Drogba di akhir laga yang tak puas dengan kepemimpinan wasit. dan begitulah warna warni menariknya sepakbola yang selalu menawan hati. Ada tangisan pendukung Chelsea, ada jerit kegembiraan pemain-pemain Barca, ada buncahan kegembiraan yang tak terlukiskan di wajah iniesta, ada kilas kekecewaan di mata John terry dan kawan-kawan. Salut untuk Chelsea yang telah berjuang sampai akhir, selamat untuk Barca yang mendapat keajaiban di menit-menit terakhir.
Eitts tapi jangan salah, aku hanya tengah memilih lawan yang sepadan untuk MU di final nanti ehehe..Akhirnya tercapailah final impian MU vs Barcelona di Stadion Olympico Roma 27 Mei nanti. Suguhan yang amat dinantikan, melihat kepiawaian CR di MU dan aksi Messi di barca, ah tentu saja sangat ditunggu oleh para penggila bola di seluruh dunia. maklum, laga final liga Champhions merupakan laga paling prestisius di jagat raya. hayo siapa bakal jadi juara? Uhmm karena selama sejarah belum pernah mencatat satu tim yang bisa mempertahankan gelar dua kali berturut-turut..maka kayaknya MU bakal mencetak sejarah baru nih..semoga! Kita tunggu saja 27 Mei nanti!

Senin, 17 November 2008

2x 45 menit- hanya penggemar yang tau rasanya

Penggila bola! Begitu label yang telah lama tersemat padaku, dan aku seneng menjadi penggila bola. Kenapa begitu?hmm sebab bagiku, sepakbola bukanlah sekedar permainan di atas lapangan yang dimainkan anak manusia yang pada awalnya memainkannya sebagai sebuah kesenangan. Lalu?sepakbola adalah bagian dari pembelajaran hidup, pertemuan dengan banyak kejadian spiritual, dan cinta ^_^. Kenapa bisa begitu?entahlah..seperti iklan tulisan di tabloid BOLA yang berbunyi ”2 x 45 menit-Hanya penggemar yang tahu rasanya”, bagi yang bukan penggemar bola, mungkin agak sulit memandang dengan ”kacamata” kami yang menggilainya.

Dulu, banyak yang mencibir’ Ah suka bola kan cuman seneng liat pemain-pemainnya yang keren-keren” begitu nada sumbang yang tidak jarang terlontar.
Yah, kalau
para pemain berwajah menawan itukan bonus saja, tidak munafik itupun faktor pendukung. Tapi tentu saja tidak semata-mata karena itu. Maaf saja, bila hanya bermotif itu, ngapain bersusah-susah bangun dihi hari?tentunya sudah diketahui bila banyak pertandingan penting disiarkan live pada dini hari.
Lalu kenapa semenjak kecil aku menggilai permainan laki-laki ini?. Aku mengawali debut (cieh,..debut!!!) sebagai penggemar sejak Indonesia mengenal Galatama dan perserikatan..hmm, zaman bahaeula!! Lalu, mengikuti secara rutin Liga Dunhill (Liga Indonesia I) sampai mulai mencicipi liga-liga eropa dan terjerumus ke dalamnya ehehe.
Permainan ini mengajariku berjuang sampai akhir, berbesar hati menerima kekalahan, belajar untuk merasakan kehilangan da
n mengajariku mempercayai kekuatan doa. Masih ingat final Liga Champhions 1998/1999 antara Manchester United Vs Bayern Munchen? Laga akhir liga paling prestisius yang diselenggarakan di Stadium Nou Camp, Barcelona itu merupakan salah satu momen besar dalam sisiku sebagai penggila bola. Siapa yang menyangka MU bakal juara setelah pada sekitar menit 90’ masih ketinggalan 0-1 dari Munchen?Sementara pemain-pemain Munchen di tepi lapangan bersiap merayakan kemenangan, dan Sir Bobby Robson, petinggi MU sudah kecewa meninggalkan lapangan. Tapi sepakbola adalah keajaiban! Gol spektakuler Sheringham pada menit 91’ membuyarkan impian Munchen untuk mengangkahi gelar paling prestisius itu! Dan yang lebih mengejutkan lagi, 30 detik kemudian si baby face Ole Gunnar Solkjaer benar-benar membuat keajaiban dengan golnya yang memporakporandakan mimpi besar Munchen!! Fantantis! Akupun hampir tak percaya...Bravissimo!!! hebat banget...Itulah salah satu tapak pembelajaran bahkan selalu ada kemungkinan, bagaimana berjuang sampai akhir tanpa putus asa dan mengeluh!
Pun saat harus belajar menerima kekalahan pahit, atau tatkala merasakan sensasi tingginya tensi pertandingan saat ad
u penalti. Hingga belajar merasakan kehilangan yang begitu mendalam saat seorang pemain simbol klub yang kubela, harus berpindah klub lalu kerajaan yang selama ini kubangun luruh perlahan hufff...
Permainan ini mampu membiusku untuk menatap layar selama 2x 45 menit, merasakan degup jantung berdebar karena serunya pertandingan, asyik menikmati gocekan menawan menusuk pertahanan lawan dan yang pasti pernah me
mbuatku merasakan menjadi wanita paling bahagia sedunia ehehe..
Dan yang konyol bisa membuatku puasa 3 hari berturut-turut menjelang pertandingan finall hahaha.., pernah membuatku berdoa sambil menatap langit, dan tiba-tiba ada hal-hal terjadi di pertandingan sesuai dengan doa yang kupanjatkan hehe..kebetul
an?hmm kalo tidak jarang terjadi?hmm..
Mau tau yang lebih konyol? Cuman yang ini "wajib" untuk bertindak konyol. Yup, ini terjadi saat aku berhasil nonton langsung di San Siro mei lalu, sesuai dengan rencana dan titipan dari temen-temen all Milanisti, aku buat poster untuk kami dan memfotonya langsung di San Siro!
" Aduh bu..cepet..cepet..malu!!! banyak beneeer" Arif yang menjepret dengan kameraku ngomel-ngomel, tapi pada akhirnya diapun ngiri dengan ideku.."yah, aku juga pengen buat" ehehe..





-
Nah, Poster-poster ini plus foto bukti bahwa pesan mereka telah tersampaikan akhirnya menjadi oleh-oleh plus buat mereka.
Sepakbola sebagai rutinitas, yah..ada ras
a yang menyenangkan menunggu pertandingan di akhir pekan, menantikan liga Champhions di pertengahan minggu, bahkan menyaksikan laga prestius Piala Euro ataupun Piala dunia. .
Hmm..Ada pelajaran dari seseorang yang pada akhirnya bisa kulihat dengan mataku langsung saat menyaksikannya bertanding di San Siro. Dia mengatakan ” saat segalanya berjalan dengan baik, menyenangkan. Itulah saat harus bersyukur terhadap berkat dariNya. Dan saat keadaan tidak sesuai keinginan atau merasakankegagalan. Itulah saat terbaik untuk bertumbuh dan belajar” ckckckk...penuturan yang dalam dari seorang yang saat itu masih sangat belia. Tentu saja tidak salah bila magnetnya membawaku berpeluh jauh-jauh ke Milan bukan?ehehe..
Ada selajur peristiwa penuh pengalaman spiritual, beberapa keping makna hidup, energi yang tak bisa terbantahkan, dan mimpi yang kutapaki hingga jauh.
Sepakbola, permainan ini membawakanku kebahagiaan yang menghadirkan banyak tawa dalam hidupku, banyak derai airmata kesedihan yang membuatku belajar ataupun airmata haru penuh kebahagiaan. Dammi un grande felicita e gioa nella mia vita, Grazie mille! It’s brings me a great happines in my life..........grazie..grazie...grazie.....^_^

Kakito

Tidak ingin menuliskan apa-apa, hanya ingin memposting pic-nya dan..... sudah!
Aneh ??iya..hari ini memang sedang aneh. Jadi demi menghindari menulis sesuatu yang tidak semestinya di tulis, cukup! yang lain-lainya ditulis di tempat lain saja ya...ehehehe..
Milan-Chievo 1-0 !! well done, Mio Kakito!

Selasa, 16 September 2008

Huks..Kereta tuaku sudah butut


Menyesakkan!! begitulah rasa yang larut saat menyaksikan laga Milan di seconda giornata. Kalah lagi!!! ugghhh....
Dua kali kalah menyakitkan pada awal kompetisi, bukankah hasil yang tidak rasional untuk tim sekelas Milan?ma dai cosa e sucesso?apa yang terjadi to?
Pada laga awal di Stadion San Siro, Milan dipecundangi Bologna dengan skor 1-2. Lalu, pada pertandingan kedua saat bertandang ke stadion Luigi ferrari, markas Genoa..lagi-lagi il Rossonero dipaksa menelan pil pait dengan dipermalukan 2-0!!!
Gimana nggak nyebelin! mengawali musim ini dengan label "cuman masuk zona UEFA" harusnya target scudetto adalah mutlak..eh malahan melempem di laga-laga awal.
Belum "on"nya Ronaldinho yang baru didatangkan dari Barcelona, belum fitnya Ricky kaka dari cedera lututnya serta masih kagoknya permainan andriy shevcenko yang baru saja balik kandang ke markas San siro setelah menjalani dua musim buruknya bersama Chelsea ditengarai menambah kelabunya performa tim. Apakah julukan kereta tua bagi Milan memang benar adanya? Barisan pertahanan yang dikawal Paolo Maldini yang sudah uzur nampak begitu keropos. Alle Nesta masih dibekap cedera, dan iapun notabenenya sudah tidak muda lagi. Memang sebagian besar skuad Milan masih dihuni pemain-pemain berumur. Lini tengah yang dijendrali Pirlo, Seedorf dan lini depan dihuni Sheva, inzaghi..hmm Tuwir bo!! cibir para sahabat yang anti berat dengan Milan.
Memang ada amunisi muda seperti Mattheu flamini yang anyar didatangkan dari arsenal dan Alexancer pato yang masih kinyis kinyis (gorengan kali!!!) hehe...ma non e' basta! kagak cukup!
Vice president Adriano Galliani nampak muram dengan wajah berkerut-kerut meninggalkan lapangan pertandingan usai kekalahan menyesakkan melawan Genoa pastilah berpikir "ugghhh sia-sia jutaan euro digelontorkan untuk mendatangkan Ronaldinho, flamini, zambrota serta dana untuk memboyong lagi sheva ke san siro kalo hasilnya begini!
Ramuan Don carletto masih jauh dari menawan. Ia gagal meramu amunisi baru untuk segera berintegrasi dalam tim. Okelah normal saja bila dua kali pertandiangn masih dalam fase adaptasi, tapi kalo hasilnya adalah dua kali kekalahan yang tak pantas...tidak termaafkan bukan?
Pastilah dengan hasil pada awal kompetisi yang super buruk ini, posisi allenatore Carlo Ancelloti mulai goyah, bukan tidak mungkin Don carletto bakal dipecat!!! hmm entahlah...
Yang pasti Milan butuh ramuan yang lebih tokcer, dan yang sangan urgen adalah membeli pemain belakang yang fresh pada tranfer window Januari nanti.
ah, Milan..kereta tuaku yang sudah butut...semoga segera bereformasi biar jadi kereta express seperti eurostar biar lajunya wush...wushh...
Milan..siamo sempre stati dietro a te! we always stand behind you!

Selasa, 22 Juli 2008

ISL...heh rusuh lagi!

ISL...heh rusuh lagi!
Sambil menunggu rehat kompetisi eropa yang baru akan dimulai akhir agustus mendatang, lumayanlah menyaksikan ISL (Indonesian Super League) yang disiarkan secara eksklusif di ANTV. ISL merupakan babak baru dari persepakbolaan Indonesia dengan memakai sistem setengah kompetisi, sehingga tidak ada lagi sistem barat dan timur dan tentu saja tidak ada lagi sistem delapan besar. Wah..wah tentu saja aku mengharapkan sebuah sajian yang menarik untuk ditonton. Dari zaman liga perserikatan dan galatama kemudian liga Dunhill, liga Djarum dan entah berapa kali berganti nama, persepakbolaan Indonesia nampaknya masih jalan di tempat dan belum bisa menunjukkan taringnya walaupun cuman di kancah Asia Tenggara. Weh..dari jutaan penduduknya, kok ya nggak bisa membentuk Timnas yang solid??? ckckkck..Ironis.

Minggu lalu, pertandingan klasik Persib Vs Persija di stadion siliwangi Bandung cukup memikat. Menit-menit awal sudah disuguhi aksi mempesona dari Eka Ramdani, yang walaupun dengan tubuh mungilnya mampu menguasai lapangan tengah. "wuih, keren banget gocekannya" tentu saja komentarnya menyesuaikan dengan standar Liga Indonesia hehe..soalnya kalo liat liga-liga internasional siy banyak begitu. Siapa yang tidak terpesona dengan gocekan mautnya cristiano ronaldo, Kaka, Fabregas??? Tapi untuk standar liga di Indonesia, pertandingan itu ckckck.. "Meravigliosa!menakjubkan... Karena dengan gocekan dan tekniknya yang cukup menawan mereka seperti mempertunjukkan sebuah kualitas yang cukup lumayan. Tehnik mengecoh lawan yang diperagakan Zainal arif cukup membuat decak kagum..wah..wah.. Indonesia gitu..sudah bisa begini!

Maklum dari dulu, biasanya nonton pertandingan liga Indonesia yang tidak enak ditonton. Karena laju bola yang tersendat-sendat, banyak bola yang salah umpan (hehhhh...cape deh nontonnya). Tapi pertandingan tersebut jauh dari label "tidak enak ditonton". Lumayan berbangga dengan kemajuan yang dicapai pemain-pemain Indonesia. Namun ternyata, Indonesia..masih tetaplah Indonesia. Argghh..ditengah-tengah jalannya pertandingan yang semakin panas di akhir pertandingan karena si macan kemayoran unggul 3-2, dan sebuah hadiah penalti yang gagal dieksekusi oleh Hilton nampaknya membuat suporter pangeran biru kecewa. Kerusuhan mulai terjadi, dan stadion siliwangi yang dipadati oleh 21 ribu penonton mulai tidak kondunsif dengan membuat keonaran yang memaksa wasit Alil Rinenggo menghentikan pertandingan pada menit ke 86. Ah...lagi-lagi kerusuhan!!!

Belum bisakah para suporter mempunyai jiwa yang besar dengan sportifitasnya menerima apapun hasil pertandingan?. Entah sampai kapan fenomena seperti akan berhenti??.

Kalau situasi seperti terus saja berlangsung, tentu saja akan menghambat kemajuan persepakbolaan nasional.. terus terang, bagiku masih serem untuk menyaksikan secara langsung pertandingan liga Indonesia di stadion secara langsung, alasan keamanan yang belum terjamin itulah penyebab utamanya.

kenyaman menonton harus berganti dengan kekecewaan karena pertandiangan dihentikan. Dan yang lebih parah lagi, setelah menyaksikan berita perusakan serta tindakan anarkis yang dilakukan oleh pendukung persib.

Ckck...Indonesia, kapan wajah persepakbolaan kita akan berubah?

Selasa, 10 Juni 2008

Benvenutto, EURO!!

Benvenutto, EURO!! kyaa..akhirnya gelaran prestisius EURO datang juga. Walaupun rada kurang greget tanpa tim jagoanku the three lions Inggris yang naas tak bisa masuk dalam kompetisi ini. Tapi EURO tetaplah kumpulan 16 tim terbaik eropa yang pastinya bakal menjanjikan pertandingan yang enak ditonton. Ada atmosfer lain yang kurasakan, biasanya harus nonton malem2 dan begadang pagi untuk menyaksikan pertandingan di layar TV saat di Indonesia trus kebayanglah kadang terkantuk besok harinya.
Tapi sekarang karena EURO digelar di negara tetangga sebelah, jadi sekarang aku bisa menyaksikannya dengan nyaman. Pertandingan pertama digelar jam 18.00 sore dan pertandingan kedua tayang jam 20.45. Siap-siap menyaksikan perhelatan besar di dua negara austria-svitzerland, semoga menyuguhkan kompetisi yang menarik..dan biar pemain-pemain bola kita banyak belajar, dan Indonesia, bukan hanya ahli berkomentar...
hmm...Indonesia dengan penduduknya yang 238.452.952 banyaknya (aneh, disini banyak banget yg nanya, Indonesia penduduknya berapa?)masa nggak bisa menghasilkan sebuah tim nasional sepakbola yang lumayan sih???
Yup, Benvenutto EURO..semoga Indonesia bisa belajar banyak dari perhelatan besar ini. Dan bagi para penggila bola, hmm...buon divertimento!!

Selasa, 27 Mei 2008

PERSETERUAN MILANISTI VS INTERISTI


Bola di Italia adalah agama!! yup..melecehkan klub kebanggaan mereka sama saja seperti menghina harkat martabat meraka. Dulu, tidak pernah terpikir akan sekental itu irama persaingan antara para tifosi sepakbola. tapi setelah mengalami sendiri kejadian di Milano, 18 Mei lalu..hmm..italia..benar-benar negrinya bola. Sepulang meleburkan mimpi-mimpi di San siro dan dikepalaku masih tergantung pertanyaan "Kapan ya bisa kesini lagi", tiba-tiba tatkala kami tengah melangkah menuju fermata metropolitana QT8 menuju Duomo Milano,kami dikejutkan suara klakson mobil yang menderu..tleet..tleeet..sangat mengganggu!! dan saat kumencari sumber suaranya..argghh ternyata para tifosi interisti yang tengah merayakan gelar scudetto yang baru saja direngkuhnya...Ah, aku lupa kalau bila Inter menang di pertandingan terakhir ini, maka inter bakal jadi Campione di italia (but honestly...mendingan roma yang jadi scudetto!!-blep ini perseteruan abadi interisti vs milanisti"). Jadi ramailah di jalan-jalan mobil-mobil yang berpawai kemenangan. Dan parahnya..kami salah kostum!! Bukan salah kostum siy, secara kami baru saja nonton perrtandingan Milan vs Udinese, maka laik halnya kalo kita berkostum lengkap merah hitam ala tifosi rossonero yang lain.Tapi..dijalan-jalan, hmm berpuluh-puluh interisti memandang kami dengan pandangan mengejek.dan bukan itu saja, keluarnya kata-kata kotor dan hinaan pada kami, para milanisti. "Congratulazione, Milan entra nel UEFA!" huks menyakitkan..ejekan yang pedas. Yup, sementara Inter merayakan keberhasilannya menjadi scudetto, Milan walaupun menang di partai terakhir tetap saja harus berbesar hati dengan hanya bisa masuk zona UEFA karena hanya berhasil menempati posisi kelima sampai akhir musim. Dan hal itu merupakan kesenangan yang luar biasa bagi para pendukung inter alias Interisti.


Kami akhirnya sampai fermata QT8, dan sesuai rencana kami menuju Duomo milan. Demi keamanan temanku menyarankan untuk melepas atribut milan, yup..dari pada tiba-tiba dipukul nggak jelas..tapi jilbab merah dan kaus merah yang kukenakan (walaupun nggak bertuliskan AC Milan) tetap saja menarik perhatian. Seperti tergambar peraturan tak tertulis di hari itu "DILARANG MEMAKAI BAJU MERAH".arggh lumayan gondok juga, dan metropolina telah penuh sesak dengan para interisti yang bergerombol, menyanyi keras-keras dengan kaki yang dihentak-hentak.kan ke dasar kereta..riuh rendah..ribuut banget. Keluarlah kata-kata cemoohan bagi milan. huks..aku sakit hati..(huuh sabar..).


Dan yang lebih tidak menyenangkan lagi, ternyata metropolitana tidak berhenti di Duomo karena berbahaya, demikian pengumuman yang terdengar di metropolitana..ah, aku baru sadar. Pastinya beribu-ribu interisti bakal menyesaki duomo Milan sampai malam untuk menggelar pesta besar-besaran..uffhhh "nggak jadi jalan-jalan deh".


Jadinya kami memutuskan untuk kembali ke youth hostel pierro rotta di via salmoraghi, dan di metropolitana masih saja interisti hilir mudik beryel-yel tak kenal lelah. Ah, akhirnya aku dan temanku dapat tempat duduk, di sebelah kiriku ada bapak-bapak separuh baya dengan kaus inter..hmm..pasti salah satu interisti. Bapak itu bergumam tidak jelas, kemudian menyapa kami, pasti menilik baju kami yang merah-merah dan kantung belanjaan yang berisi syal dan pernak-pernak milan menyembul di permukaan. Akhirnya aku berucap "Complimenti..", aku mengucapkan selamat dengan tulus..kupikir tadinya, bapak ini tifosi inter yang nggak fanatik banget. Kemudian bapak itu tersenyum kecil.."complimenti anche per Milan che entra nel UEFA!"bla..bla..baru kusadari setelah bapak itu tertawa mengejek. Argghh..perche? kenapa..udah baik-baik ngucapin selamat kok balesannya nggak enak. Tapi sudahlah..mungkin aneh bagi mereka untuk saling berbaikan.


Yah, benar..seperti yang kulihat di beberapa tulisan yang tertera di syal milan. Tadinya aku nggak nggeh saat membaca "IO NON HO CUGINO" (Aku tidak punya Sepupu), atau "ODDIO MIO CUGINO (aku benci sepupuku)"hmm..ternyata yang dimaksud CUGINO adalah INTER!!!Ahhh..ya..baru ngerti. Ternyata klub yang didirikan tahun 1899 oleh Alfred Edward, seorang ekspatriat inggris ini memang punya sejarah perseteruan panjang dengan tim sekotanya, Internazionale alias Inter. Milan pada awalnya didukung oleh kaum pekerja dan kelas buruh di Milan (umumnya merupakan para pendatang dari daerah Italia selatan), sementara Inter lebih didukung orang-orang kaya. Meskipun begitu, belakangan ini basis pendukung telah banyak berubah. Milan sekarang dikuasai oleh raja media dan Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, sementara Inter dimiliki pebisnis garis tengah-kiri, Massimo Moratti. Namun begitu, basis pendukung Milan mayoritas berhaluan politik sayap kiri, berseberangan dengan Inter yang didominasi oleh pendukung yang secara tradisional berhaluan sayap kanan. Grup pendukung (ultras) yang terkenal dari Milan adalah Fossa Dei Leoni yang beraliran ekstrim kiri, dan Brigate Rossoneri yang beraliran ekstrim kanan. Yup, karena perseteruan yang tak berpenghujung ini, aroma persaingan amat kental terasa di kota mode ini. Jadi, hati-hatilah bila datang ke Milan buat nonton derby della Madonnina (Inter vs Milan), dijamin bakal sport jantung, apakah bakal terjadi kerusuhan atau tidak.

Yang jelas pengalaman tidak mengenakan di Milan, membuatku merasakan sendiri atmosfer persepakbolaan yang begitu kental di Italia...

Tetep Forza Milan!! musim depan harus jagoan lagi!!!

Kamis, 22 Mei 2008

Yipieee..The Red Devils..Campione..Campione..



Yipieee...Complimenti!

Yuhui..The Red Devils akhirnya meraih double winner tahun ini. Setelah pertarungan panjang yang harus diakhiri dengan adu penalti yang mendebarkan melawan The Blues Chelsea, akhirnnya setan merah berhasil merengkuh kembali supremasi tertinggi di eropa. Yup..juara liga champhions..gelar paling prestisius di kancah persepakbolaan eropa, akhirnya kembali ke kandang Old Trafford setelah meraihnya dengan dramatis pula pada tahun 1999.

Mr.Alex Fergusson..hmm ni pelatih yang telah lumutan sejak aku jatuh cinta sama MU zaman SMAan..eit ternyata sampai sekarang masih piawai juga menggabungkan darah-darah muda kayak si bengal crist ro, teves, carrick dkk dengan mentalitas matang pemain-pemain senior kayak scholes, giggs. Walah Ryan giggs...ni pemain setia banget sama MU, udah karatan tapi tetep bisa menunjukkan tajinya...Ah, David..i wish U still there (huu..sedih deh si pangeran MU yang terusir dari Old Trafford 2003). Pertandingan semalam lumayan menunjukkan kelasnya, permainan yang apik dan terbuka, secara kedua tim udah hapal tipe permainan masing-masing..yup..all english final..bahkan hampir di semifinalpun dipenuhi tim-tim dari inggris raya. Memang musim ini tim-tim dari daratan pangeran charles ini tengah menguasai eropa. Yah..Calcio..pada puncak kejuaraannya selalu memperlihatkan dua sisi yang berbeda..crist Ro yang menangis tersedu saking terharu dan bahagianya(plus nyesel dikit gara2 penaltinya nggak masuk), dan di sisi lain il capitanonya Chelsea John Terry tak bisa menahan tangis di pelukan pemain lain yang menghiburnya..piala champhions terlepas dari tangan, dan salah satunya karena tendangannya melebar dari gawang Edwin van der Saar. Dan begitulah sisi sepakbola yang selalu menarik untuk dinikmati. Dan hanya penggemar sejati yang tau rasanya..hehehe..bagiku Football is life..bukan hanya sebuah permainan menggocek bola, entertainment ato pemain2 yang rupawan. Bola telah menjadi bagian hidup sejak SD kali ya..mendarah daging, dan banyak memberikan pelajaran bagaimana berjuang sampai akhir, dan berjiwa besar saat harus menerima kekalahan.

Complimenti Manchester!! Bravo...salam buat seluruh the red devils..yipiee..double winner!

Selasa, 06 Mei 2008

Hmm..Nonton Langsung Siena Vs Juventus

-Siena, 4 Maggio 2008-

Kekecewaan nggak bisa nonton pertandingan derby Milan vs Inter gara-gara tiketnya abis agak terobati dengan pergi ke Siena untuk nonton langsung Siena Vs Juventus. Untunglah bisa dapet tiket pertandingan itu, karena temenku di Siena bisa dapetin tiket lewat jalur belakang (waaa indonesia bangetttt)..he..he...dia kenal seorang petugas stadion, jadi dia bisa mesenin tiket untukku tanpa paspor dan dokumen lainnya. Maklum tiket pertandingan bola nggak seperti tiket bola di indonesia, disini tercetak nama, no paspor dan keterangan lainnya dan harus nunjukin dokumen sesuai yang tertulis sebelum masuk stadion. Syukurlah jadi nggak harus antri berjam-jam dengan para juventini yang rela pergi ke Siena untuk ngantri tiket beberapa hari sebelum pertandingan. Walaupun terus terang harganya hmm caro! 20 euro..temenku yang wartawan olahraga di Jawa Pos pun berkomentar "wah..bisa berapa kali tuh bu buat nonton bola di indo?"he..he... . yah, demi pengalaman berharga ggp deh. Grazie mille rif, buat tu tiket dan akhirnya kita bisa ngomong ngapak-ngapak di Itali..huehehe..wong kebumen mau didaratkan di mana saja teteeep..njawani!

Tiket dah habis diserbu 2 hari sebelum pertandingan, jadi temanku si Giapponese yang pergi barengan ke Siena terpaksa harus ngeliat dari luar stadion gara-gara nggak dapet tiket huks...che peccato!
Stadio Comunale Artemio Franchi terletak nggak jauh dari centro, Kami berjalan dari pemberhentian bus ke arah Stadion..walaupun berkali-kali harus nanya " Scusa, dove' il stadio di Siena?" hmm kadang-kadang ada orang yang menunjukkan arah yang salah..stai attento! hati-hati loh...
Stadio Artemio Franch
i tidak terlalu besar,hanya berkapasitas 15, 373 penonton.hmmm stadion gelora senayan kayaknya jauh lebih keren deh. Tapi seperti yang temenku bilang " Stadion disini kecil, jadi malah untung...bisa ngeliat pemaen dan jalannya permainan dari dekat".
Ahhh dan memang benar, Aku dapat ngeliat Del Piero dari jarak sekitar 5 meter..huuuuu..che carino! Walaupun bukan fansnya del piero tapi terus terang excited juga melihat pemain dengan nama besar seperti alex del piero secara langsung. Aku duduk di zona pendukung Juve, di curva Interro..hmm jelas dan deket banget dengan lapangan. Wah tifosi juve yang jauh-jauh datang dari Torino bener-bener gilaaa..mereka nggak ada cape-capenya beryel-yel sepanjang pertandingan, membentangkan poster-poster gedhe, dan bernyanyi dengan kompaknya. Aku benar-benar bisa merasakan atmosfer pertandingan yang luar biasa!! Ternyata para tifosi mempunyai lagu khusus buat setiap pemain Juve.."Gigi..Gigi..Buffon!! bla..bla..aku lupa gimana lagunya he..he.." wah, dan Gianluigi Buffon, si portiere nan elegan itupun melambai ke arah kami...hmm che bello!
"Wah ternyata mereka kayak orang biasa juga ya?" komentar temanku saat melihat para pemain bola itu. Ya iyalah..memangnya mereka malaikat..he..he..maklum biasanya kami melihatnya di TV. Dia sebenarnya nggak suka bola, tapi tetep ikut denganku coz excited buat nonton liga itali..kapan lagi bo, mumpung di Itali!
Yah, memang pengalaman yang menakjubkan melihat pemain-pemain besar secara langsung, sederet pemain yang dulu hanya bisa kulihat di layar TV, sekarang bisa kulihat secara langsung. David Trezequet, Pavel Nedved, Cammonaresi, Nicola Leggrotaglie (hmm lui e molto carino ^_^), gigi buffon, hasan Salihamidzic..wah..hari yang luar biasa!
Sayangnya Juve kalah..0-1 huuu..lawan tim sekelas Siena seharusnya mereka bisa menang, tapi ya..seperti kata komentator-komentator bola di indonesia " bola itu bundar..ato..bola itu bukan matematika..bla...bla.." huks jadi kangen niy sama indonesia.
"Dai..dai...dai.." Berkali-kali teriakan para tifosi didepanku mekakakkan telinga..yup, ayo..ayo..gitulah kira2 kalo pen
onton di senayan berteriak. Di Stadion, kita bisa lebih melihat karakter sebenarnya orang italia, hampir mirip sama orang indonesia he...he...mereka marah saat penonton di sisi depan nonton dengan berdiri, alhasil penonton yang dibelakangnya nggak bisa melihat pertandingan dengan jelas.. " Kalo nonton bola di inggris, orang nonton sambil duduk!...Siedi, per favore!"teriak seorang bapak dalam bahasa itali yang kesal dengan tingkah penonton lainnya. Tapi untunglah semuanya berakhir dengan baik, walaupun Juve kalah, nggak ada kerusuhan yang berarti. Seorang ce' itali yang duduk di depanku nampak tergesa-gesa merogoh kertas di sakunya saat akhir pertandingan terdengar pengumuman hasil-hasil pertandingan liga itali lainnya..wuiih ternyata tu kartu judi!! Wew..disitu terlihat skor-skor pertandingan yang dipilihnya..hmmm...itulah sisi lain dari sepakbola.
Sono molto contenta perche Milan ha Vinto!!! yesss..hatiku terlonjak girang saat mendengar Milan menang lawan Inter di partai derby 2-1 (Inzaghi, Ricky kaka ^_^)..bravo!!!dan yang lebih menggembirakan lagi Fiorentina kalah melawan cagliari, itu artinya sekarang Milan ada di posisi 4, masuk ke zona Champhions..huu masih ada 2 partai lagi.
Dan tanggal 18 mei..bila Tuhan mengijinkan...Aku akan berdiri di San Siro!..San Siro, Aspettame...
Ah, Perjalanan ke Siena menyimpan banyak hal, perjalanan yang panjang (pulang ke perugia jam 1.30 malam bbrr), hal yang menakjubkan dan ada juga jawaban dari Tuhan yang kumengerti pada akhirnya, kini..hatiku telah mendengar apa kata kepalaku..